Yang Belum Sempat Kubahas
01.01
Aku baru ingat kalau aku belum pernah membahas satu hal penting saat pertama kali blogging di sini.
Kira-kira apa ya? Bisa menerka?
Sesuatu itu adalah yang disebut dengan impian.
Konteks "impian" yang akan kubahas bukanlah bunga tidur, tapi sesuatu yang lebih bermakna dan lebih "berat" dari itu. Sesuatu yang sengaja dan benar-benar diinginkan, sesuatu yang mampu menjadi hasrat dan alasanmu untuk meneruskan hidup. Seseorang yang tidak memiliki impian dapat kupastikan hampa hidupnya.
Impian itu ada dua jenis: impian utama dan impian sampingan. Impian utama itu sesuatu yang kau inginkan yang menjadi target utama dalam suatu pencapaian (karena pencapaian orang itu tidak cuma satu), sedangkan impian sampingan itu sesuatu yang kau inginkan juga tapi tidak begitu digadang-gadang untuk dicapai. Ah, pokoknya seperti itulah!
Setelah membahas sedikit tentang hakikat impian, pasti kalian penasaran kan apa yang menjadi impianku sejak memutuskan untuk bergabung bersama ZKT48?
Dimulai dari impian utamaku. Impian utamaku di ZKT48 adalah menjadi idola yang baik. Bagiku, idola itu bukanlah titel yang didapat ketika seseorang dapat menyanyi dan belonggak-lenggok di atas panggung. Dua hal itu mungkin dapat menjadi tolok ukur, tapi bukan satu-satunya patokan. Idola itu juga membicarakan tentang perilaku, sikap, attitude seseorang. Seseorang yang berbakat namun perilakunya buruk sama seperti buah kedondong. Luarnya boleh mulus, tapi dalamnya buruk. Aku ingin menjadi sosok idola yang selain berbakat juga dikenal baik orang semua orang. Aku ingin menjadi sosok yang friendly, rendah hati, dan seseorang yang selalu ada saat mereka butuhkan.
Dengan mencapai impian utamaku tersebut, tentu impian sampinganku yang lain akan dengan mudah mengalir padaku.
Apa impian sampinganku?
Adalah menjadi front-line member ZKT48. Kurang lebih seperti posisinya Jurina di single AKB48. Sepertinya tidak perlu dijelaskan apa alasannya karena semua anggota ZKT48 tentu mau menjadi front-line member, bahkan tidak tanggung-tanggung, beberapa di antara mereka ingin menjadi ace atau center ZKT48. Memiliki impian itu sah-sah saja, bukan?
Tapi, kenapa aku tidak menargetkan diri menjadi ace? Kenapa hanya sebatas front-line member? Yah, setiap orang punya alasan pribadi yang tidak dapat diberitahu. Yang jelas menjadi ace itu tidak mudah. Banyak sepak terjangnya. Tapi, kedua hal itu bukan menjadi alasanku untuk tidak mau menjadi ace. Aku bukan seorang pecundang, aku adalah sebuah peluru meriam yang siap menjebol setiap dinding penghalang. Catat itu.
Posting-anku kucukupkan sampai di sini. Akan kusambung lagi di lain waktu. Jangan lupa sebentar lagi #ZKT48Pajama dimulai. Psst, doakan aku sukses hari ini, ya? Mari ber-pinky swear!
Matsui Jurina (@MATSUI38G),
Juni 2016
0 komentar